Judul Film :
Garuda di Dadaku
Sutradara : Ifa Isfansyah
Tema Film : Nasionalisme
Pemain :
Emir Mahira :
Bayu Aldo Tansani :
HeriMarsha Aruan :
ZahraIkranagara :
Kakek UsmanMaudy Koesnaedi :
Ibu WahyuniAry Sihasale :
Pak Johan, pelatih sekolah sepakbolaRamzi :
Bang Duloh
Garuda di Dadaku adalah sebuah film karya anak bangsa yang menceritakan kisah seorang anak SD yang memiliki mimpi besar bersama "Timnas Indonesia". Bayu sangat berbakat dalam bidang sepakbola yang mana itu di turunkan oleh ayah kandungnya, namun, 'mimpi besar' bayu di tentang oleh kakeknya sendiri dikarenakan kakeknya ingin cucunya lebih ke arah seniman dan tak ingin berurusan dengan sepakbola karena trauma akan hal yg terjadi kepada ayah bayu karena mengalami cidera berat sewaktu menjadi pesepakbola.

Bayu memiliki sahabat bernama Heri. Heri adalah seorang anak orang kaya yang menggilai sepak bola tetapi
sayangnya ia tidak bisa bermain bola karena ia adalah penyandang cacat
dan harus duduk di kursi roda. Namun, berkat Heri lah Bayu memiliki support terbesar dalam meraih cita -cita dan mimpi besarnyaDengan dukungan sahabatnya ini, Bayu menjadi pantang menyerah untuk
meraih mimpinya menjadi pemain sepak bola. Dibantu teman baru bernama
Zahra yang misterius, Bayu dan Heri harus mencari-cari berbagai alasan
kepada Sang Kakek, agar Bayu dapat terus berlatih sepak bola. Tetapi hambatan demi hambatan terus menghadang mimpi Bayu ini, dan
bahkan persahabatan tiga anak itu terancam putus. Konflik inilah yang
dikemas secara apik oleh sang penulis dengan menanamkan nilai-nilai
pendidikan, semangat hidup dan persahabatan yang terjalin erat diantara
anak-anak dari kelas sosial yang berbeda.
Bayu menghadapi ambisi besar sang Kakek dan harus menjadi anak yang
penurut, dan bergelut di bidang seni. Namun di balik itu, ia justru melakukan sebuah pemberontakan
karena ia mempunyai mimpi dan ambisi yang lebih besar untuk menjadi
pemain sepak bola. Dan pada akhirnya mimpi Bayu yang kuat ini, berakhir
pada kebahagiaan. Lewat kerja keras dan dukungan sahabat-sahabat yang memfasilitasi semua kebutuhan bayu untuk meraih cita citanya itu.
Garuda di Dadaku adalah film Indonesia yang bagus dan mendidik. lewat film ini, banyak pesan moral yang terdapat bagi anak anak bangsa terutama yang sedang mengejar 'Mimpi besar' mereka. Dengan pantang menyerah dan terus berusaha demi mimpi - mimpi tersebut.
Opini saya pribadi tentang film ini adalah tentang masalah kakek bayu yang dari awal film sudah membenci sepakbola, jadi banyak pihak atau penonton yang sudah membenci kakek bayu di awal film, termasuk saya. Pengalaman saya menonton film ini di bioskop, hal yg kurang dari film ini adalah durasi yang kurang panjang hehe.
Nama : Fadli Iman S
NPM : 12116465
*Source :
Wikipedia
Tidak ada komentar
Posting Komentar